Tiga Apple Watch baru resmi di Indonesia, memilih yang tepat kini jadi jauh lebih rumit
Apple resmi meluncurkan Watch Series 11, Ultra 3, dan SE 2025 di Indonesia. Cek harga resmi dan fitur andalan barunya, dari AI hingga satelit.
Babak baru jam tangan pintar Apple resmi dibuka di Indonesia. Perusahaan baru saja meluncurkan tiga model sekaligus: Apple Watch Series 11, Apple Watch Ultra 3, dan Apple Watch SE generasi ketiga untuk tahun 2025. Ini bukan sekadar pembaruan inkremental; ini adalah sebuah perombakan filosofi yang menempatkan kecerdasan buatan (Apple Intelligence) sebagai inti pengalaman melalui watchOS 26.
Ketiga perangkat ini datang dengan proposisi nilai yang semakin tajam dan berbeda, memaksa calon pembeli untuk benar-benar berpikir tentang kebutuhan mereka.
"Apple Watch adalah jam tangan paling populer di dunia. Dengan kemampuan sensor canggih, Apple Watch memberdayakan jutaan orang di dunia untuk memahami kesehatan lebih baik hanya dengan mengenakannya, serta berfungsi sebagai pelatih kebugaran, pusat pesan, dan jam yang menawan," kata Stan Ng, Vice President Apple Watch and Health Product Marketing di Apple.
Daftar Harga Resmi Apple Watch 2025 di Indonesia
Apple telah menetapkan harga resmi untuk setiap model dan variannya di pasar Indonesia. Berikut rinciannya:
- Apple Watch Series 11 Sport Band 42mm: Rp 7.299.000
- Apple Watch Series 11 Sport Band 46mm: Rp 7.899.000
- Apple Watch SE Sport Band 40mm: Rp 4.599.000
- Apple Watch SE Sport Band 44mm: Rp 5.199.000
- Apple Watch Ultra 3 (Ocean/Alpine/Trail Loop): Rp 14.999.000
- Apple Watch Ultra 3 (Milanese Loop): Rp 17.499.000
Apple Watch Series 11: Titik Temu Desain dan Kecerdasan
Series 11 memposisikan diri sebagai pilihan standar emas bagi mayoritas pengguna. Ia adalah titik keseimbangan sempurna antara estetika premium, fitur kesehatan canggih, dan kekuatan komputasi yang kini lebih cerdas.
Secara fisik, Series 11 hadir dengan bodi yang 10% lebih ramping, sebuah pencapaian rekayasa yang signifikan. Layar Retina Always-On kini mampu memancarkan kecerahan hingga 1.000 nits, dipadukan dengan antarmuka baru "Liquid Glass" yang memberikan ilusi visual lebih dinamis dan mengalir.

Di balik layarnya, chip S10 menjadi otaknya. Bukan hanya lebih efisien, chip ini memungkinkan gestur baru 'wrist flick' yang intuitif untuk mengelola notifikasi. Namun, lompatan terbesarnya adalah integrasi Apple Intelligence. Fitur seperti Smart Stack dan Workout Buddy kini mampu memberikan rekomendasi yang jauh lebih personal dan kontekstual.
Dari sisi kesehatan, Series 11 tetap menjadi penjaga yang andal dengan sensor EKG, pemantau kadar oksigen darah (SpO2), deteksi hipertensi, dan skor tidur harian. Daya tahan baterainya diklaim mencapai 24 jam untuk penggunaan normal.
Apple Watch Ultra 3: Ketika Batasan Bukan Lagi Pilihan
Jika Series 11 adalah tentang keseimbangan, Ultra 3 adalah tentang melampaui batas. Ini bukan jam tangan, melainkan sebuah instrumen serius untuk para petualang, atlet, dan siapa saja yang beroperasi di lingkungan ekstrem.
Dibangun dari material titanium berukuran 49 mm, Ultra 3 dirancang untuk bertahan di kedalaman air 100 meter dan suhu ekstrem dari -20°C hingga 55°C. Layar LTPO3 OLED-nya adalah sebuah pernyataan—dengan kecerahan puncak 3.000 nits, keterbacaan di bawah terik matahari tidak lagi menjadi masalah.

Fitur paling fundamental di Ultra 3 adalah komunikasi satelit dua arah. Ini adalah sebuah game-changer, memungkinkan pengguna mengirim pesan darurat dan koordinat lokasi bahkan di area tanpa sinyal seluler. Layanan ini diberikan gratis selama dua tahun.
Chip S10 di dalamnya telah dioptimalkan untuk tugas-tugas intensif, menghasilkan daya tahan baterai hingga 42 jam, atau bahkan 72 jam dalam mode hemat daya. Semua fitur kesehatan dari Series 11 hadir, namun diperkuat dengan GPS dual-frequency untuk akurasi pelacakan rute yang superior.
Apple Watch SE (2025): Gerbang Masuk yang Penuh Kompromi Cerdas
Apple Watch SE terbaru adalah jawaban bagi mereka yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Ini adalah sebuah paket esensial yang dipangkas dengan presisi, menawarkan fungsi inti dengan beberapa kompromi yang diperhitungkan.
Tersedia dalam ukuran 40 mm dan 44 mm, SE tetap terasa premium dengan casing aluminium ringan. Layarnya sama cerahnya dengan Series 11 (1.000 nits), namun ini adalah kompromi besar pertama yang harus dibayar: absennya fitur Always-On demi efisiensi daya.

Meski begitu, fitur kesehatan esensial tidak dihilangkan. Pemantau detak jantung, Deteksi Jatuh, Deteksi Kecelakaan, dan pemantauan tidur tetap menjadi andalan. Namun, Anda harus merelakan sensor EKG dan pengukur oksigen darah yang eksklusif untuk model lebih tinggi.
Dengan daya tahan baterai 18 jam, SE dirancang untuk penggunaan sehari penuh. Ia adalah gerbang masuk yang paling rasional ke dunia Apple Watch, asalkan Anda bisa menerima kompromi yang ditawarkannya.